Dinas Kepemudaan dan Olahraga / Berita / #111

Gubernur Sulsel Saksikan Penandatanganan Kontrak DED dan MK Rehab Stadion Mattoangin

05 Oct 2020
Gubernur Sulsel Saksikan Penandatanganan Kontrak DED dan MK Rehab Stadion Mattoangin

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis, S.STP bersama Direktur PT Arkonin Jakarta dan PT Griska Cipta Jakarta melakukan penandatanganan kontrak Detail Engineering Design (DED) dan Manajemen Konstruksi (MK) rehabilitasi Stadion Mattoanging Makassar, disaksikan Gubernur Sulsel, Prof H.M Nurdin Abdullah, di Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Senin (28/9/2020).



Kadispora Sulsel, Andi Arwin Azis menuturkan pihaknya telah melakukan tahapan akhir dari seluruh rangkaian proses administrasi dari pelaksanaan rehabilitasi stadion. Terutama dalam dukungan perencanaan.



“Saat ini, di hari ini juga kita lakukan penandatanganan surat perjanjian kontrak lumsun dalam rangka penyusunan perencanaan konstruksi, penyusunan DED rehab Stadion Mattoanging, dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Sudah jalan argonya jadi harapkan proses lebih cepat sesuai arahan pimpinan untuk selanjutnya akan dilakukan pengerjaan fisik” ujar Andi Arwin Azis.



Stadion bertaraf internasional tersebut membutuhkan anggaran Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun. Untuk sementara anggaran yang terserap yakni untuk audit konstruksi, amdalalin, penyusunan DELH dan Amdal, pekerjaan DED dan MK.



"Targetnya, dalam dua tahun anggaran proses ini berjalan. Dan ada rencana Bapak Gub melakukan groundbreaking pada hari jadi Sulsel. Mungkin setelah groundbreaking, pekerjaan akan mulai berjalan terutama pembongkaran, pembersihan dan lanjut pada pekerjaan konstruksi," ucap Andi Arwin Azis.



Andi Arwin Azis mengungkapkan bahwa, penyusunan DED ini akan menelan waktu selama 135 hari dan memakan anggaran sebesar Rp20 miliar sedangkan untuk manajemen konstruksi hanya memanfaatkan dana sebesar Rp350 juta.



“DED 135 hari paling lama bekerja, Anggaran untuk pengerjaan DED Rp20 M lebih. Kemudian untuk manajemen konstruksi karena tidak banyak ruang lingkup yang harus dilakukan pada tahun anggaran yang berkenan kita memanfaatkan dana sebesar Rp350 juta saja untuk manajemen konstruksi,” beber Andi Arwin Azis.



Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyebutkan, proses rehabilitasi Stadion Mattoanging harus jalan, pembongkaran dan groundbreaking harus dilakukan secepat mungkin. Menanggapi beredarnya surat peninjauan pembangunan stadion oleh pihak YOSS dengan gamblang dibantah Gubernur Nurdin Abdullah.



"Kita sudah sama-sama YOSS. Merekalah yang paling berpengalaman dalam mengelola stadion. Makanya kami bangun komunikasi dengan baik," kunci Gubernur Nurdin Abdullah.